Teknik pengisian
lembar jawaban terutama pada Ujian Nasional (UN) sangat menentukan kelulusan
siswa. Berikut tips dan trik dari Les
Privat One. JJJ
Menurut Managing Director PT
Faber Castell International Indonesia Yandramin Halim, berdasarkan data studi,
25 persen siswa yang tidak lulus UN karena kesalahan non-teknis. Kesalahannya
seperti kesalahan melingkari jawaban, lingkaran jawaban yang ganda atau pensil
yang tidak tepat.
Menurut Product Manager PT Faber
Castell International Indonesia Christian, sebelum ujian, para siswa harus
menyiapkan sedikitnya dua pensil, satu penghapus dan satu rautan. Untuk pensil
sebaiknya memilih pensil 2B dengan diameter 2,8 mm. Jangan memakai pensil 2B
seperti 3B hingga 5B karena menyangkut kadar kehitaman. Semakin tinggi kadar
kehitaman pensil akan semakin sulit untuk dihapus sehingga akan mengganggu
proses baca di mesin pindai.
Christian menambahkan, pilih
juga pensil dengan pori-pori kayu paling padat dengan isi pensil di tengah.
Pensil ini merupakan instrumen penting dalam ujian karena waktu ujian yang
diberikan juga terbatas. Sementara untuk penghapus, dia menerangkan, pilih
penghapus yang bebas debu karena jika debu sisa menghapus yang tersisa di
lembar jawaban juga akan mempersulit proses pemindaian.
“Pilih juga penghapus yang
lembut agar tidak merusak kertas,” katanya pada Peluncuran portal ujian
www.latihanujian.com, di FX Jakarta, Selasa (26/3/2013).
Pengamat Pendidikan Saufi
Sauniawati berkomentar, faktor nonteknis memang sangat mempengaruhi. Berdasarkan
pengalamannya ketika diminta untuk melakukan try out di kabupaten Cimahi pada
2004, dari 6.200 peserta try out, ada 927 siswa yang lembar ujiannya tidak
terbaca.
“Kesalahan terjadi karena siswa
menghitamkan ID Mark, nama yang berbeda juga bisa menjadi masalah,” tukasnya.
Saufi juga menjelaskan,
sebaiknya soal ditadahi dengan alas karena tekanan pada pensil pada saat
menghitamkan di lembar jawaban yang langsung bersentuhan dengan meja akan
mempengaruhi pemindaian.
Selain itu memegang pensil juga jangan tegak
namun dimiringkan dengan pensil digenggam jempol dan telunjuk dan jari tengah.
Pasalnya, genggaman pensil juga turut mempengaruhi syaraf di otak sehingga
mampu lebih konsentrasi.
